"Bukan ledakan bom, ini bersumber dari tabung yang bocor di lantai satu," kata Indra di Jakarta, Kamis (12/7) seperti dikutip dari Antara.
Indra menegaskan peristiwa ledakan tabung gas bocor itu tidak menimbulkan korban jiwa meninggal dunia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Stefanus menuturkan bahwa pihaknya melibatkan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) guna menyelidiki kepastian ledakan itu.
"Yang ada tabung gas yang bocor 12 kilogram," tutur Stefanus.
Sebelumnya, ledakan cukup besar terjadi di kawasan Ruko Grand Wijaya II Kebayoran Baru Jakarta Selatan, Kamis (12/7) sekitar pukul 04.30 WIB.
Stefanus mengatakan polisi masih berjaga di lokasi kejadian.
"Kita masih olah TKP," tuturnya. (wis/pmg)