"KPK mengamankan uang lima ratus juta rupiah. Kami duga terkait dengan tugas di Komisi VII DPR-RI," kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Jumat (13/7).
Lihat juga:KPK Dikabarkan Tangkap Anggota DPR |
Basaria Panjaitan. (CNN Indonesia/Andry Novelino) |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Basaria, pihaknya menemukan bukti-bukti transaksi yang diduga melibatkan salah satu wakil rakyat itu dan pihak swasta.
Saat ini, Eni dan delapan orang lainnya itu telah berada di Gedung KPK. Lembaga antirasuah itu memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status dari pihak-pihak yang diamankan tersebut.
Dikonfirmasi terpisah, Ketua KPK Agus Rahardjo tak banyak memberikan informasi. Ia hanya menerangkan pihaknya akan membeberkan informasi soal operasi tangkap tangan hari ini pada Sabtu (14/7).
"Tunggu konpers [konferensi pers] besok," kata Agus saat dikonfirmasi lewat pesan singkat.
Sebelumnya, salah satu sumber di DPR RI membenarkan pula Eni Maulani sebagai salah satu yang diamankan dalam OTT KPK.
"Benar. Saya dapat informasi dari sumber yang bisa dipertanggungjawabkan," kata seorang anggota DPR yang juga berasal dari Fraksi Golkar yang enggan disebutkan namanya saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com.
"Kasus soal PLN," ujarnya soal dugaan kasus korupsi yang membuat Eni terjaring OTT KPK hari ini.
Basaria Panjaitan. (CNN Indonesia/Andry Novelino)