"Dalam uji coba ini semuanya dalam pendekatan kemitraan pemerintah dan badan usaha. Iya (dari perusahaan swasta) dari perusahaan advertising," kata Sandi di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (13/6).
Sementara Dinas Komunikasi dan Informasi DKI Jakarta bertugas untuk menyiapkan konten yang akan disiarkan. Iklan di televisi hanya sebatas uji coba yang dilakukan dalam waktu dua minggu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika nanti iklan ini mengungtungkan, maka Sandi mengungkapkan, iklan OK OCE akan dibebankan kepada anggaran DKI. Sejauhini, Sandi mengklaim dengan ada iklan yang berjalan, sudah menaikkan peminat OK OCE.
Ketua Umum Perkumpulan Gerakan OK OCE atau PGO Faransyah Jaya mengatakan iklan yang sudah muncul ditelevisi berdasarkan Public Private Partnership (PPP). Namun Faransyah belum bisa buka-bukaan perusahaan mana saja yang turut menyumbang dalam pembuatan iklan tersebut.
"Asumsinya kita ada data kalau bisnis dan dia pasti ada kepentingan. List perusahaan mana aja belum tau," tutup Faransyah.