"Khusus Polda Jabar, ada 25 yang dilakukan penegakan hukum," kata Irjen Agung di Indramayu, seperti dikutip Antara, Minggu (15/7).
Menurut Agung penangkapan 25 pelaku terduga teroris itu berkaitan dengan bom di Surabaya dan juga penyerangan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk teroris yang di Subang, masih satu jaringan dengan pelaku teror yang ditangkap di Indramayu. Yaitu jaringan Haurgeulis," katanya.
Pada Minggu (15/7) dini hari, polisi juga menangkap dua orang terduga teroris yang melakukan penyerangan di Mapolres Indramayu. Keduanya merupakan pasangan suami istri berinisial G dan NH.
Saat ini polisi masih mendalami motif keduanya melempar bom panci ke Mapolres Indramayu. Polisi menembak G karena melawan petugas. Saat ini G masih dalam kondisi kritis dan dirawat di RS bhayangkara, Indramayu.
Lihat juga:Benda Diduga Granat Ditemukan di Garut |