Manuver politik yang dilakukan Prabowo memunculkan pertanyaan di sejumlah kalangan PKS tentang maksud dan tujuan Prabowo mendatangi sejumlah elite politik di luar PKS.
"Terus terang PKS memunculkan tanda tanya. Apakah (Prabowo) sudah gak percaya, atau mencari partner baru," kata Mahfudz Siddiq di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (18/7).
Mahfudz menyatakan PKS saat ini tidak mau berandai-andai untuk membuka komunikasi dengan partai politik lainnya. PKS akan terus memegang komitmennya menjalin koalisi dengan Gerindra.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PKS telah menyodorkan sembilan nama sebagai cawapres Prabowo. Mereka adalah mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, mantan Presiden PKS Anis Matta, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno, Presiden PKS saat ini Sohibul Iman, Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri, mantan Menkominfo Tifatul Sembiring, Muzzamil Yusuf, dan Mardani Ali Sera.
Prabowo Subianto usai bertemu Puan Maharani. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
Mahfudz menyatakan saat ini dari sembilan nama yang sudah mengerucut menjadi dua nama, yaitu Aher dan Salim Segaf Al Jufri. Ia menganggap penyaringan dua nama ini bisa memudahkan Prabowo untuk memilih.
Prabowo belakangan ini menjalin pertemuan dengan sejumlah elite politik. Terakhir, Prabowo melakukan pertemuan dengan Ketua DPP PDIP Puan Maharani pada Selasa kemarin (17/7).
Prabowo pun saat ini dijadwalkan bertemu Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono yang tengah sakit dan dirawat di RSPAD.
Prabowo Subianto usai bertemu Puan Maharani. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)