"Sejumlah jalur ya, jalan yang dilalui sudah kami mapping dan yakinkan tidak ada kecelakaan, agar kita bisa menampilkan secara maksimal tamu-tamu negara lain," kata Iqbal di Hotel Amaroosa, Jakarta, Kamis (19/7).
Demi merealisasikan hal tersebut, tutur Iqbal, Polri menyusun rencana strategis. Selain itu, akan disiapkan pula 20 ribu personel gabungan TNI dan Polri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami sudah lakukan itu semua," ujar Iqbal.
Meski demikian, dia menekankan bahwa pengamanan tidak berlebihan dan tidak sampai menarik perhatian. Tidak pula menempatkan penembak jitu atau sniper.
"Proses pengamanan ini juga sudah kami mulai satu tahun yang lalu. Ada prosesnya, yaitu cipta kondisi aman," imbuh Iqbal.
Sebelumnya, Iqbal juga menghimbau masyarakat agar tidak melakukan demonstrasi di kawasan penyelenggaraan Asian Games 2018. Dia merujuk kepada pengemudi ojek online yang berencana melakukan aksi protes di sekitar Gelora Bung Karno serta Gelora Jaka Baring, Palembang.
Menurut Iqbal, alangkah lebih baik jika kelompok masyarakat turut menyukseskan Asian Games, misalnya dengan mengutamakan dialog daripada demonstrasi di lokasi gelaran bersejarah ini.
"Ini adalah perhelatan akbar, membawa nama baik bangsa dan negara, sehingga saya menghimbau seluruh elemen masyarakat jangan mengedepankan emosional demi kepentingan komunitas atau pribadinya," ujar Iqbal. (res)