"Kami sih amat yakin bisa mengalahkan, sangat optimis]," kata Fadli ketika ditemui di Gedung DPR RI, Rabu (25/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lagipula, menurut Fadli, elektabilitas Jokowi sebagai petahana tak begitu besar berdasarkan hasil sejumlah survei yang telah beredar.
Lihat juga:Prabowo soal AHY Cawapres: Why Not? |
Sementara dari survei Median, elektabilitas Jokowi hanya berkisar di angka 35,7 persen. Sementara, Prabowo mendapat perolehan 22,6 persen suara responden.
Fadli pun menambahkan bahwa kerja pemerintahan Jokowi dalam bidang ekonomi mengecewakan. Ia mencontohkan dengan pertumbuhan ekonomi yang rendah hingga BUMN yang penuh gejolak.
Fadli pun menyampaikan bahwa Prabowo telah mengundang petinggi Gerindra untuk berkumpul di Hambalang untuk menyamakan persepsi mengenai koalisi jelang Pilpres 2019.
Selasa (24/7), SBY dan Prabowo bertemu di kediaman Ketua Umum Partai Demokrat itu, di Mega Kuningan, Jakarta. Keduanya menyebut koalisi kedua pihak terbuka lebar.
(arh/sur)