"Kami tidak bicarakan power sharing, bagi-bagi kursi kabinet, cawapres dan seterusnya," ujar SBY kepada wartawan.
Khusus terkait cawapres, menurut SBY, hal itu menyangkut etika atau tata krama. Dia merujuk pada pengalamannya saat dua kali menjadi calon presiden.
Kata SBY, persoalan cawapres seharusnya datang dari inisiatif capres.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
SBY tak menyebut capres yang dia maksud. Namun, SBY meyakini capres yang akan diusungnya memiliki independensi dalam menentukan siapa calon wakil presiden yang akan dipilih.
Sebelum bertemu Zulhas malam ini, SBY telah lebih dulu bertemu Prabowo Subianto di tempat yang sama, kemarin.
Dalam pertemuan itu SBY memberikan sinyal Demokrat berkoalisi dengan Gerindra di Pilpres 2019. (wis/asa)