Langkah itu diambil Sandi setelah dinasihati politisi senior Golkar Popong Otje Djundjunan alias Ceu Popong dalam rapat Asian Games di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (25/7).
"Tadi kan dengerin Ceu Popong bilang, 'The first and the last impression is the most important.' Nah bagaimana kalau dia the first impression-nya melihat mural yang divandalisme," kata Sandi di Balai Kota Jakarta, Rabu (25/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia meminta warga Jakarta untuk tidak usil merusak keindahan kota yang sedang dipercantik. Sandi menyebutnya dengan kosakata 'beautifikasi'.
[Gambas:Instagram]
Sebelumnya, beredar sebuah video di media sosial yang menampilkan seorang remaja laki-laki mencoret-coret mural Asian Games di kawasan Lebak Bulus dan Pondok Indah.
Dengan menggunakan cat semprot, remaja itu menuliskan umpatan kasar dalam bahasa Inggris. Alhasil kalimat itu meniban mural yang digambar oleh pasukan oranye beberapa waktu lalu. (eks)