"Gua pastiin selama ini enggak pernah melanggar term of services seperti memuat konten negatif atau harassment," kata Habiburokhman melalui pesan singkat, Kamis (26/7).
Ia menyesalkan pembekuan akun pribadinya bertepatan dengan peluncuran progam konsultasi internet sehat miliknya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Twitter Membekukan Akun Mustofa Nahra |
Habiburokhman berencana mengunjungi pihak Twitter Indonesia untuk melakukan korespondensi mengenai pembekuan akun pribadinya pada hari ini.
"Mungkin terjadi disinformasi terhadap akun gua, hari ini juga gua akan berkorespondensi dengan pihak Twitter untuk mencari terang ada persoalan apa," kata Habiburokhman.
Pada keterangan profil @AkunTofa, Tofa menyebut banyak pihak yang ingin akun @NetizenTofa dimatikan. Ia pun telah menyiapkan akun cadangan @AkunTofa. Tertulis bahwa akun tersebut sudah eksis di Twitter sejak Februari 2018.
Habiburokhman dan Mustofa selama ini diketahui sebagai bagian dari aktivis yang mengampanyekan gerakan #2019GantiPresiden.