Dalam kesempatan itu, TGB mengatakan moderasi Islam menghadirkan contoh-contoh kepada setiap umat manusia dan mampu menjadi tanah yang paling subur untuk nusantara.
"Salah satu buah moderasi Islam adalah proklamasi 17 Agustus 1945, di mana kita ingat sebagai hari lahirnya negara Indonesia yang merupakan hasil dari perjuangan semua rakyat Indonesia termasuk para Ulama," ujar TGB lewat keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com, Jumat (27/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
TGB menambahkan ketika moderasi Islam diabaikan maka mulailah kegelisahan hadir. Hal itu sudah terjadi di Suriah dan Irak dimana konsep moderasi Islam hilang dan menyebabkan perpecahan di kalangan umat.
"Akibat ekstremnya ajaran Islam yang salah, maka yang terjadi adalah sekarang peradaban yang sebelumnya kokoh itu hancur seketika karena kebencian," kata TGB.
"Memenuhi ruang publik dengan ujaran-ujaran kebencian yang berbasis pada sentimen primordial keagamaan itu pasti akan menghancurkan kita semua," ungkap TGB.
Selain menjadi teladan bagi masyarakat, Gubernur NTB itu juga mengharapkan moderasi Islam dapat mengurangi pandangan ekstrem yang dapat berujung kepada aksi terorisme.
"Jangan kita biarkan orang-orang yang tidak memiliki ilmu yang kuat mengenai Islam, menyuarakan hal-hal yang bisa memecah bangsa kita," pungkas TGB. (dal/asa)