Sandi memahami jika peralihan sistem tersebut akan memakan waktu lama. Karenanya, Pemprov DKI akan memberikan instruksi dan sejumlah ketentuan untuk mempercepat proses peralihan tersebut.
"Kita ingin ini dilakukan masif dan targetnya mungkin antara enam sampai dua belas bulan seluruh di lingkungan Pemprov, 70 ribu dapat logo GPN dan ikut bergabung di sistem pembayaran ini," tutur Sandi dalam sosialisasi GPN di Hotel Pullman, Thamrin, Jumat (27/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karenanya, kata Sandi sebanyak sekitar 900 ribu pemegang kartu KJP Plus akan segera dialihkan ke sistem pembayaran GPN.
Di sisi lain, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) DKI Jakarta Trisno Nugroho mengatakan penggunaan GPN akan lebih menguntungkan Indonesia, salah satunya terkait dengan jaminan keamanan data.
Selain itu, lanjutnya, sistem pembayaran GPN juga mendukung interkoneksi dan interoperabilitas sistem pembayaran nasional, sehingga mendorong efisiensi dan kemudahan dalam bertransaksi.
Lebih dari itu, dari pihak Bank Indonesia sendiri menargetkan 30 persen nasabah bank bisa beralih ke sistem pembayaran GPN pada akhir 2018 nanti.
"Jadi kita siapin sama-sama akhir tahun 30 persen dari bank-bank dan nasabah sudah berlogo ini. Pak Sandi bilang 12 bulan saya kira DKI bisa," kata Trisno. (eks)