"Kita berharap presiden dan wakil presiden nantinya bisa mewakili dua kelompok ini," kata Sohibul saat memberikan sambutan di acara Ijtima Ulama di Hotel Menara Peninsula, Jakarta, Jumat (27/7).
Menurut Sohibul pemimpin muslim dari kalangan ulama tidak akan kokoh jika tidak bersama dengan kelompok nasionalis, begitu juga sebaliknya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sohibul pun mengajak seluruh peserta untuk optimistis jika di ajang Pilpres 2019 mendatang, mereka bisa kembali mengulang sejarah yang terjadi di Pilkada DKI Jakarta 2017 silam.
Ia pun kembali menegaskan harapannya agar Ijtima Ulama tersebut bisa mendalilkan adanya pasangan capres dan cawapres yang bisa menampilkan kepempimpinan nasionalis dan Islam. (eks/eks)