Hal itu disampaikan Fahri saat dirinya dan rombongan Komisi III berdialog dengan Kanwil Lapas Jawa Barat, Plt Kalapas Sukamiskin, sejumlah narapidana kasus korupsi seperti eks Ketua DPR Setya Novanto, eks Ketua DPD Irman Gusman, eks Hakim MK Patrialis Akbar, eks Ketua MK Akil Mochtar, eks Ketum Demokrat Anas Urbaningrum, dan eks Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaq.
"Enggak perlu itu (revitalisasi). Lapas Sukamiskin sudah yang paling manusiawi di Indonesia ini," kata Fahri dalam keterangan tertulis, Sabtu (28/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Apa sih salahnya saung itu? Kenapa harus di bongkar?" ucapnya.
"Lapas selain Sukamiskin itu, antah berantah kayak zaman Belanda. Saya sudah keliling lapas seluruh Indonesia," ujar dia. "Orang ditahan bertahun-tahun butuh hiburan juga".
"Kami minta terbuka lah, semua baik itu sipir, warga binaan, agar publik tau dan kita bisa perbaiki ke depannya," katanya.
Sebelumnya, Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Sri Puguh Budi Utami menyatakan siap mundur dari jabatannya jika gagal melaksanakan revitalisasi lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan).
Program revitalisasi itu diklaim telah disiapkan Kemenkumham sebelum kasus dugaan suap jual beli fasilitas di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung, terungkap. (osc)