Penanggung jawab Ijtima Ulama, Yusuf Muhammad Martak mengatakan rekomendasi ini merupakan diskusi langsung dengan Rizieq Shihab melalui audio conference.
Yusuf menjelaskan pada saat penentuan rekomendasi, sesungguhnya banyak ulama yang ingin Rizieq menjadi capres. Kendati demikian Rizieq justru membuka ruang untuk calon-calon lain yang hendak maju dalam Pilpres 2019.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalaupun ada yang punya perbedaan sangat mendasar, itu kembali lagi ingin mencalonkan Rizieq Shihab. Tapi justru Rizieq buka pintu dan ruang untuk calon yang lain," ujar Yusuf
Yusuf memaparkan akan menyampaikan rekomendasi Ijtima ke Prabowo dalam satu atau dua hari ke depan. Ia meyakini Prabowo akan menerima usulan dari Ijtima.
Yusuf juga mengingatkan bahwa ulama memilki kekuatan untuk memenangkan pilpres 2019. Pasalnya apabila rekomendasi ini diterima Prabowo, maka dipastikan para ulama akan berkomitmen untuk mendukung Prabowo dalalm Pilpres 2019.
"Ijtima ini tidak hanya menyampaikan calon, kami juga menyampaikan komitmen akan membantu disaat menjelang atau pemilihan presiden. Tanpa dukungan dan bantuan para ulama baik di pusat maupun di daerah, saya rasa setiap partai akan mengalami kesulitan," ujar Yusuf.
Ijtima yang berlangsung pada 27 Juli sampai 29 Juli telah menghasilkan dua nama cawapres untuk mendampingi Ketua Gerindra Prabowo Subianto. Opsi pertama, dia didampingi Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf Al Jufri; sementara pilihan kedua, ia disandingkan dengan ulama Abdul Somad. (mik)