Warga negara Malaysia, Siti Nur Iesmawida Ismail adalah bagian dari kelompok sebanyak 18 orang yang mendaki gunung api tertinggi kedua di Indonesia tersebut akhir pekan lalu.
Siti dilaporkan tewas akibat tertimpa tembok runtuh di rumah warga yang ia beserta rombongannya tempati di Sembalun. Enam rekan korban mengalami luka-luka dan 11 orang selamat dari bencana alam tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Twitter]
"Kematian Siti Nur Iesmawida Ismail merupakan kehilangan besar buat kaum muda berbakat di negara ini," ujar Ketua Penerangan MBM Mohammad Rizan Hassan di Kuala Lumpur, Minggu (29/7) seperti dikutip dari Antara.
Warga mencari perlengkapan wisatawan asal Malaysia yang tewas tertimpa rumah roboh akibat gempa, di Desa Sajang, Kecamatan Sembalun, Selong, Lombok Timur, NTB, Minggu (29/7). (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi) |
Rizan menerangkan Siti yang berasal dari Malaka itu berangkat bersama rombongannya untuk mendaki Rinjani pada Selasa pekan lalu. Mereka, sambungnya, dijadwalkan kembali ke Malaysia pada hari terjadinya gempa.
Selanjutnya, Wakil Perdana Menteri Malaysia Wan Azizah Wan Ismail disebutkan akan melakukan takziah ke kediaman Siti ketika jenazah mendiang tiba di rumahnya.
Warga mencari perlengkapan wisatawan asal Malaysia yang tewas tertimpa rumah roboh akibat gempa, di Desa Sajang, Kecamatan Sembalun, Selong, Lombok Timur, NTB, Minggu (29/7). (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)