Menurut salah satu petugas jaga Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGB), Rudi, masih ada 266 pendaki yang tercatat secara resmi masih belum berhasil dievakuasi dari gunung setinggi 3.276 meter itu.
Menurut Rudi, jumlah pendaki yang terdaftar sejak pendakian tanggal 27 hingga 28 Juli sebanyak 820 orang yang terbagi menjadi 617 wisata mancanegara dan 203 wisata lokal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Sebanyak 228 Gempa Susulan Guncang NTB |
Menurut Rudi, tim evakuasi gabungan yang berasal dari TNGB, Basarnas, BPBD, Brimob dan TNI sudah kembali mendaki untuk melakukan evakuasi pada pukul 07.00 WIB pagi ini. Ada beberapa titik lokasi yang menurutnya menjadi konsentrasi pendaki yang terjebak, diantaranya Sembalun, Batu Ceper dan Danau Segara Anak.
"Banyak porter yang trauma, padahal mereka yang paling tahu gunung Rinjani," kata Rudi.
Sejauh ini, kata Rudi, pendaki yang sudah berhasil turun masih ditangani di puskesmas Simbalun. Beberapa masih ada yang dirawat inap.
"Belum ada yang pulang, karena ada yang trauma juga," kata Rudi.
Sejak gempa pertama berkekuatan 6,4 SR mengguncang Lombok Timur Minggu (29/7), BMKG mencatat sudah terjadi sebanyak 228 kali gempa susulan hingga hari ini. Adapun jumlah korban meninggal dunia sudah mencapai 17 orang.