Pertemuan tersebut, kata Plate, merupakan tindak lanjut komunikasi Jokowi dengan seluruh ketua umum partai pendukung beberapa waktu lalu.
"Ini hanya ngopi-ngopi dan makan malam. Ini pertama kali pertemuannya, follow up pertemuan Pak Jokowi dengan ketua-ketua partai," kata Plate ketika dikonfirmasi, Selasa (31/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jokowi memiliki waktu kurang lebih satu minggu mematangkan pendampingnya tahun depan. Pasalnya, pendaftaran pasangan calon ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) dimulai 4 Agustus.
"Pertemuan nanti gambaran dari satu langkah lebih di depan dibandingkan koalisi sebelah yang masih berkutat di antara ketua-ketua umum, belom jelas koalisinya, belom jelas capres-cawapresnya," tuturnya.
Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno tak mau berkomentar banyak soal isi pertemuan Jokowi dengan jajaran sekjen partai pendukung pemerintah.
"Pertemuan biasa. Kemarin kan sama ketua umum parpol sudah, sekarang dengan sekjen. Tidak ada yang istimewa," katanya.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bertemu dengan pimpinan partai Gerindra dan PKS untuk membahas koalisi di pilpres 2019 dan rekomendasi capres cawapres dari forum Ijtima Ulama. (dal/sur)