Sebelumnya, disebutkan Prabowo akan bertemu dengan Somad pada petang ini. Hal tersebut akan dilakukan demi membicarakan rekomendasi ijtima ulama yang mendorong Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al-Jufri atau Abdul Somad sebagai bakal cawapres mendampingi Prabowo di Pilpres 2019.
Pembatalan pertemuan Prabowo dan Somad itu dikonfirmasi Ketua DPP Gerindra Habiburokhman. Namun, saat ditanya lebih lanjut, ia enggan menjelaskan secara spesifik alasan di balik batalnya pertemuan tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan informasi yang dihimpun, penundaan itu terjadi karena Abdul Somad tengah berada di Kota Kampar Hulu, Riau, untuk mengisi acara Tabligh Akbar. Acara tersebut berlangsung sekitar pukul 19.30 waktu setempat.
Salim mengungkapkan pertemuan itu dibuat sebagai tindak lanjut dari hasil ijtima ulama yang digelar akhir pekan lalu di Jakarta.
Ijtima yang digelar Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama itu menyepakati untuk mendukung Prabowo-Salim Segaf atau Prabowo-Abdul Somad sebagai calon presiden-wakil presiden pada Pemilu 2019.
"Rencana Prabowo dengan Pak Somad siang jam 3 ya," kata Salim di Jakarta, Senin (30/7) malam.
Terkait usulan ijtima ulama, Somad menyatakan menolak. Melalui akun media sosialnya, Abdul Somad memilih mendukung Salim Segaf untuk jadi cawapres Prabowo. Ia menyebut keduanya sebagai duet maut tentara-ulama.