Sebab, ia menduga ada unsur politisasi isu HAM yang sebenarnya tak serius diperjuangkan oleh politikus.
"Saya menolak Munir dijadikan dagangan politik, dan tidak akan pernah mendukung politisi tidak bermoral meraih posisi apapun," cetus dia, melalui akun @OmahMunir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebagai politisi sungguh tak bermoral menggunakan isu HAM untuk kepentingan sesaat, apalagi urusan mau jadi cawapres," akun tersebut menambahkan.
[Gambas:Twitter]
Acara itu diselenggarakan oleh Komite Nasional Penegak Konstitusi (KNPK), di Gedung Joeang, Jakarta, Rabu (1/8).
Selain itu, ada penyair Widji Thukul, penyair WS Rendra, akademisi agraria dan pedesaan Sajogyo, hingga mantan Jaksa Agung Baharudin Lopa.
Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Suciwati membenarkan bahwa pernyataan tersebut adalah langsung darinya.
Bagi Suci, isu-isu HAM hanya jadi dagangan politik di tiap tahun politik. Sementara, penyelesaian kasus-kasusnya jauh panggang dari api.
"Kita melihatnya [isu HAM] ini hanya akan jadi barang dagangan lagi, komoditas politik, dan kita akan menolak dengan keras kalau ada yang terus memakainya," ujar dia.
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sudah terang-terangan mengungkapkan keinginannya untuk menjadi cawapres bagi Jokowi. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono) |
"Hari ini kita lihat Jokowi adalah contoh buruk, dapat rapor merah dalam penegakaan HAM, karena justrru mengangkat penjahat HAM dalam pemerintahannya, ini yang paling menohok," ucap Suciwati.
"Selama hari ini para capresnya orang-orang lama, apa yang bisa kita mau comment? Enggak akan berkembnang Indonesia, tetap jalan di tempat, dengan Revolusi Mental kosongnya, semua, hari ini makin mundur soal HAM," dia menambahkan.
Diketahui, jelang pendaftaran pasangan bakal calon Presiden-Wakil Presiden, Pemerintah sempat mengungkap rencana soal pembentukan tim gabungan untuk menyelesaikan kasus-kasus pelanggaran HAM masa lalu.
Menkopolhukam Wiranto menyebut itu bukanlah bentuk menjual isu HAM jelang Pilpres 2019.
Wiranto sendiri dikritik para aktivis HAM karena diduga terkait kasus-kasus pelanggaran HAM masa lalu.
Sebab, Wiranto disebut-sebut dalam laporan PBB soal dugaan pelanggaran HAM di Timor Leste, serta dikaitkan dengan peristiwa penyerangan kantor PDI, 27 Juli 1996, atau Peristiwa Kudatuli.
(asa)
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin sudah terang-terangan mengungkapkan keinginannya untuk menjadi cawapres bagi Jokowi. (