Ya, mereka adalah 18 seniman dari komunitas street art, Swapiness. Komunitas asal Bogor itu sibuk menggambar mural di dinding-dinding Jalan Kakap, Penjaringan, Jakarta Utara.
Berbeda dengan karya-karya petugas Penanganan Prasaran dan Sarana Umum (PPSU) alias pasukan oranye, lukisan-lukisan dinding itu tampak lebih realis alias proporsional dari segi bentuk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada pula lukisan realis berupa seorang pekerja atau tukang yang jongkok di atas bangku sambil meratakan adukan semen ke dinding. Yang terlihat hanya bagian belakangnya. Dinding itu pun digambarkan dengan bata-bata yang sudah tersusun tanpa semen dan ada yang sudah disemen.
Mural bertema 'tukang', di Jalan Kakap, Jakarta Utara. (CNN Indonesia/Dhio Faiz) |
"Sengaja dibikin interaktif karena lagi musim wisata Instagrammable. Kenapa enggak kita respons barang-barang di sekitar sini," kata Manajer Swapiness saat ditemui CNNIndonesia.com di lokasi, Kamis (2/8).
Selain karena memang ada insentif, lanjutnya, Swapiness ikut turun mempercantik Jakarta karena geregetan dengan netizen alias warganet yang merundung mural karya PPSU alias pasukan oranye di media sosial.
Paduan mural dan seni instalasi, di Jl Kakap, Penjaringan. (CNN Indonesia/Dhio Faiz) |
Ada 22 mural yang akan dipersembahkan Swapiness untuk Asian Games 2018 di kawasan yang dikenal sebagai Galangan Kapal VOC itu. Dita menuturkan kegiatan mereka sudah dimulai sejak 28 Juli dan akan rampung pada 4 Agustus.
Mural bertema 'petak umpet', di Penjaringan, Jakarta Utara. (CNN Indonesia/Dhio Faiz) |
"Ini untuk Asian Games ya? Bagus ini, penampilannya segar," ucap Djoni, warga yang juga pernah bekerja di daerah itu.
Pengendara melintas di depan mural Benyamin Sueb, di Penjaringan. (CNN Indonesia/Dhio Faiz) |
"Kalau bisa setelah itu juga. Terus di tempat lain juga kalau bisa," lanjutnya.
Mural bertema penjual kerak telor. (CNN Indonesia/Dhio Faiz) |
"Saya sering sampaikan berkali-kali kita harus menempatkan Jakarta sebagai kanvas," kata Anies di lokasi, Selasa (31/7).
Pemprov DKI Jakarta sebelumnya hanya mengerahkan pasukan PPSU untuk melukis mural di berbagai sudut Jakarta. Karena bukan ahlinya, hasil lukisan mereka pun menuai komentar sinis, terutama di media sosial.
(arh/sur)
Mural bertema 'tukang', di Jalan Kakap, Jakarta Utara. (
Paduan mural dan seni instalasi, di Jl Kakap, Penjaringan. (
Mural bertema 'petak umpet', di Penjaringan, Jakarta Utara. (
Pengendara melintas di depan mural Benyamin Sueb, di Penjaringan. (
Mural bertema penjual kerak telor. (