Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan rencana itu akan dimulai dengan long march buruh dari Surabaya ke Jakarta.
"Para buruh akan mendahului dengan melakukan long march jalan kaki secara estafet dari Surabaya ke Jakarta yang direncanakan akan berlangsung dari tanggal 4 hingga 10 Agustus 2018," ucap Said dalam keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com, Kamis (2/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat itu KSPI mendeklarasikan dukungan ke Prabowo sebagai calon presiden pada Pilpres 2019. Sebagai gantinya, Prabowo diminta untuk melaksanakan sepuluh tuntutan rakyat (sepultura). Tuntutan itu di antaranya menaikkan daya beli masyarakat, merevisi perpres tentang jaminan pensiun, menjalankan sistem jaminan kesehatan yang adil.
Tanggal 10 Agustus menjadi tenggat pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden yang akan berkontestasi di Pilpres 2019.
Hingga saat ini ada dua poros yang sudah hampir pasti bertarung di Pilpres 2019. Poros pertama adalah petahana Joko Widodo yang diusung PDI Perjuangan, PPP, PKB, Partai Golkar, Nasdem, PSI, Perindo, PKPI, dan Partai Hanura.
Lihat juga:Beda dengan KSPI, KSPSI Tetap Dukung Jokowi |