"Jangan membangun permusuhan, jangan membangun ujaran-ujaran kebencian, jangan membangun fitnah-fitnah. Tidak usah suka mencela, tidak usah suka menjelekkan orang lain. Tapi kalau diajak berantem juga berani," kata Presiden Jokowi di Sentul International Convention Center, Bogor, Sabtu (4/8).
Seruan itu pun disambut riuh tepuk tangan dan teriakan puluhan ribu relawan yang hadir.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayangnya, tak banyak media massa yang mengabadikan momen itu. Sebagian besar media massa dipaksa keluar ruangan sesaat sebelum Jokowi mengumandangkan seruan itu.
"Pak Presiden hanya ingin sampaikan relawan siap berkelahi jika diajak berkelahi. Tapi jangan mengajak perkelahian. Tapi itu mungkin sensitif di depan awak media," ucap Budi pada jumpa pers usai pidato Jokowi.
Budi juga menceritakan Jokowi sempat kaget karena para relawan semangat menyambut seruan itu.
"Bahkan Pak Jokowi ngomong 'Kok kalian disuruh berkelahi kok malah senang?' Kami jawab, 'Karena kita semua petarung, Pak'," lanjut dia.
Beberapa tokoh nasional juga terlihat hadir, seperti Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto, Menteri Perhubungan Budi Karya, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Hanif Dhakiri, dan Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin.
Ikrar Relawan
Di dalam acara itu puluhan ribu relawan juga mengikrarkan janji setia mendukung Joko Widodo melanjutkan kepemimpinannya di periode kedua.
Ikrar bertajuk 'Sapta Tekad Relawan Jokowi' dibacakan dengan dipimpin Ketua Pelaksana Rapat Umum Relawan Jokowi 2018, Viktor Sirait.
"Kami akan memperjuangkan menuju kemenangan, bekerja keras agar Bapak Jokowi tetap terpilih di periode mendatang," kata Viktor sebelum mengucapkan ikrar.
Lihat juga:Alumni UGM Bentuk Relawan Dukung Jokowi |
"Kami menunggu perintah Bapak. Apa yang harus kami lakukan, kami siap Pak Presiden. Ke mana kami harus pergi ke pelosok Tanah Air, kami akan pergi," ucapnya. (ayp)