Hal itu menjadi salah satu topik pembahasan dalam rapat sekretaris jenderal (sekjen) sembilan partai politik pengusung Jokowi di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, Sabtu (4/8).
"Tadi disampaikan juga kesulitan-kesulitan Jokowi, misalnya visi misi dengan Nawacita-nya ternyata RPJMN-nya masih disusun waktu pemerintahaan SBY," kata Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dalam konferensi pers usai rapat di Gedung Joang, Menteng, Jakarta Pusat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasto menuturkan partai koalisi pendukung Jokowi akan membahas hal tersebut lebih lanjut dalam penyusunan Nawacita jilid II dengan mempertajam kerja sama antarpartai politik demi menghadirkan tata pemerintahan yang lebih efektif.
Selain itu, menurutnya, partai koalisi pun membahas visi Indonesia hingga 2045 agar berkesinambungan dengan Nawacita yang menjadi visi dan misi Pemerintahan Jokowi saat ini.
Sementara itu, Sekjen Golkar Lodewijk Freidrich Paulus menyampaikan penyusunan program Nawacita jilid II akan mengacu pada hasil evaluasi pada Nawacita yang berjalan saat ini.
Menurutnya, Nawacita jilid II akan membawa konsep perubahan dengn tetap melanjutkan program-program yang telah berjalan saat ini seperti seperti program insfratruktur dan pengembangan sumber daya manusia.