"Gempa hampir dirasakan di seluruh bali," demikian laporan jurnalis TransMedia I Gede Nyoman Wiryadinatha seperti disiarkan CNNIndonesia TV, Minggu (5/8).
Getaran gempa tersebut juga merusak sejumlah bangunan. "Di beberapa mal di Galeria di Kuta, beberapa Pura juga mengalami kerusakan. Termasuk bandara, ada beberapa ruangan yang retak," katanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:NTB Kembali Diguncang Gempa Bumi 6,8 SR |
Belum ada laporan korban jiwa dalam peristiwa itu.
Sementara itu seorang warga Barry Kusuma mengatakan getaran terasa hingga di Bandara Ngurah Rai.
Barry mengatakan gempa susulan juga sempat terjadi.
"Ada gempa susulan gempa enggak lama setelah gempa yang pertama. Gempa susulan (kekuatannya) lumayan lama sekitar dua menit," katanya.
Dari Mataram, sejumlah warga juga merasakan gempa bumi. Saat ini mereka berjaga-jaga di depan rumah karena khawatir gempa susulan.
"Tadi gempa jam 19.46 Wita, lumayan terasa selama satu menit," kata Wahyu.
BMKG menyatakan gempa berkekuatan 7,0 SR dan berpotensi tsunami.
"Potensi tsunami untuk diteruskan pada masyarakat," demikian keterangan BMKG dalam laman BMKG.go.id.
Masyarakat diimbau waspada. "Waktu tiba gelombang dapat berbeda, Gelombang yang pertama bisa saja bukan yang terbesar," tulis BMKG.
Lihat juga:BMKG: Gempa Lombok NTB Berpotensi Tsunami |