Seperti dikutip Antara, getaran gempa sangat dirasakan warga selama satu hingga dua menit.
"Gempa kali ini seperti gelombang," kata seorang Oji.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahkan gempa yang terjadi kali ini, lebih kencang terasa dibandingkan dengan gempa pada akhir Juli 2018 yang berkekuatan 6,4 SR.
"Suasana lebih mencekam dari sebelumnya. Pesawat saya yang belum 'take off' juga sampai agak goyang.
Lihat juga:BMKG: Gempa Lombok NTB Berpotensi Tsunami |
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan BPBD telah memerintahkan masyarakat untuk menjauh dari pantai.
"Hingga saat ini telah ada 14 kali gempa susulan," katanya.
Kata Sutopo, kerusakan bangunan banyak terjadi terjadi di Kota Mataram. "Umumnya bangunan-bangunan yang dibangun dengan kurang memperhatikan kontruksi tahan gempa akan mengalami kerusakan jika terkena guncangan gempa dengan intensitas di atas VI MMI," katanya.