Dari data Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali yang diterima CNNIndonesia.com, setidaknya dua orang dilaporkan meninggal dunia di Denpasar.
Selain korban meninggal dunia, juga dilaporkan korban luka berat sejumlah 20 orang dan korban luka ringan sejumlah 38 orang.
Dalam data tersebut, juga dilaporkan ratusan bangunan di Bali mengalami kerusakan akibat gempa 7 SR Lombok, Minggu malam tadi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya bangunan, Pura Desa Sayan Ubud pun dilaporkan mengalami kerusakan. Kemudian, banyak pelinggih atau tempat sembayang milik warga juga mengalami kerusakan.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga mencacat jumlah pengungsi akibat gempa tersebut mencapai 20 ribu jiwa.
Wisatawan asing mencari tumpangan pasca gempa Lombok, Minggu (5/8). (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi) |
Aktivitas Gunung Agung dan Rinjani tidak terganggu
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menegaskan gempa Lombok tak mempengaruhi aktivitas vulkanik di Gunung Rinjani dan Gunung Agung, Bali.
"Gempa tidak membangkitakan aktivitas gunung Rinjani dan gunung Agung," kata Sutopo saat menggelar jumpa pers di Kantor Pusat BNPB, Jakarta.
Sutopo menegaskan bahwa aktivitas kedua gunung tersebut masih berstatus normal dan tak mengalami tanda-tanda peningkatan.
Meski demikian, ia tetap meminta masyarakat tetap untuk waspada dan tetap mengungsi terlebih dulu ke tempat yang aman.
"Sekarang masih normal, tidak ada peningkatan aktivitas, tapi tetap waspada," ujar dia.
Selain itu, Sutopo juga menegaskan kondisi dan operasiomal Bandara I Gusti Ngurah Rai dan Bandara Internasional Lombok tetap berlangsung normal.
Ia juga mengatakan saat ini semua jadwal penerbangan masih normal dan belum mengalami penundaan jadwal usai terjadinya gempa.
"Bandara Ngurah rai dan Lombok tetap beroperasi normal," ungkapnya.
Sutopo mengimbau warga tetap tenang namun senantiasa waspada usai gempa Lombok 7 SR. (gil)
Wisatawan asing mencari tumpangan pasca gempa Lombok, Minggu (5/8). (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi)