Menurutnya, dua nama itu merupakan hasil pembicaraan yang dilakukan Gerindra dengan mitra koalisi.
"Pembicaraan sampai dengan tadi malam, wakil presiden yang akan mendampingi Pak Prabowo sudah mulai mengerucut kepada dua nama," ujar Muzani di Gedung DPR, Jakarta, Senin (6/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya pokoknya dua nama sedang kita seriusi, sedang kita hitung, sedang kita godok. Dan kita ingin soliditas di antara empat partai yang sudah berkomitmen untuk bersama-sama mendukung Pak Prabowo tetap dalam satu barisan mndukung," ujarnya.
Sekjen Gerindra Ahmad Muzani. (CNN Indonesia/Andry Novelino) |
Di sisi lain, Wakil Ketua MPR ini menyampaikan Prabowo bakal mengumumkan cawapresnya jelang penutupan masa pendaftaran capres dan cawapres di KPU pada 10 Agustus 2018.
"(Pengumuman cawapres bagi Prabowo) di akhir. Tanggalnya belum bisa kita pastikan, mudah-mudahan bisa lebih cepat. Tetapi tentu saja pembicaraan ini harus sabar, harus telaten, dan kita haris memiliki kesabaran untuk mndengar dari semua," ujar Muzani.
Lihat juga:Menimbang Tiga Kandidat Pendamping Prabowo |
Parpol koalisi Prabowo, yakni Gerindra, PKS, PAN, dan Demokrat juga telah membuat tim kecil untuk membahas visi dan misi, hingga cawapres.
Prabowo merupakan calon kuat penantang Joko Widodo di Pilpres 2019. Prabowo diketahui sudah dua kali ikut Pilpres, yakni menjadi cawapres mendampingi Megawati Soekarnoputri di Pilpres 2009 dan menjadi capres berdampingan dengan Hatta Rajasa di Pilpres 2019.
Sebelum terjun di politik, Prabowo merupakan personel militer. Ia tercatat pernah menjabat sebagai Panglima Kostrad TNI AD dan Komandan Jenderal Kopassus TNI AD. (osc/gil)
Sekjen Gerindra Ahmad Muzani. (CNN Indonesia/Andry Novelino)