Kapitra mengatakan saat peristiwa itu terjadi dia sedang menjalankan ibadah salat di masjid dekat rumahnya.
"Iya (dilempar bom molotov) barusan. Saya masih di masjid sekarang," ujarnya saat dihubungi CNNIndonesia.com, Senin (6/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nanti nanti ya saya juga mau cek CCTV," tuturnya.
Diduga bom molotov di rumah bakal caleg pdip kapitra ampera, tebet, jakarta selatan, 6 agustus 2018. (Dok. Kapitra ampera) |
Sementara itu Kapolsek Tebet Komisaris Eko Mulyadi mengatakan akan melakukan pengecekan ke rumah Kapitra. Sejauh ini dia mengatakan belum mendapatkan data tentang peristiwa tersebut.
"Belum tahu, Saya baru dapat informasinya belum dapat datanya, saya mau ke TKP," ujarnya saat dikonfirmasi. (kid/sur)
