Tiga JPO yang sempat akan direvitalisasi itu terletak di Ratu Plaza, Stadion Gelora Bung Karno, dan Polda Metro Jaya. Sandi mengatakan rencana itu dibatalkan karena kalah efektif dengan pelican crossing.
"Dengan underpass yang ada di stasiun MRT di Bundaran HI dan akan dibangun di beberapa titik lainnya, kelihatannya pelican crossing yang sekarang sedang diujicobakan jadi salah satu opsi," kata Sandi saat ditemui di Balai Kota Jakarta, Selasa (7/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada April lalu Sandi mewacanakan perbaikan tiga JPO masing-masing di Ratu Plaza, Stadion Gelora Bung Karno, dan Polda Metro Jaya memakan biaya hingga Rp56 miliar.
Besarnya anggaran revitalisasi karena JPO akan dibangun dengan konsep desain kekinian' yang ramah untuk pejalan kaki dan penyandang disabilitas.
Selain itu, dia mengatakan JPO mewah kurang memberikan ruang interaksi bagi warga Jakarta.
"Kalau JPO hanya untuk menyeberang dan tidak menghubungkan titik-titik ruang interaksi antarwarga, tidak optimal," ucap Sandi.
Anies sendiri pada Juli lalu telah mewacanakan akan membongkar semua JPO yang ada di sepanjang Jalan MH Thamrin Husni Thamrin, Jakarta Pusat.
Dia mengatakan semua JPO di jalur protokol tersebut akan dihilangkan karena sulit untuk terintegrasi dengan MRT.
"Yang Sudirman nanti dulu, yang Thamrin iya (dirobohkan semua). MRT itu lewat bawah jadi semuanya nanti akan lewat bawah," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Kamis (26/7).
JPO pertama yang dibongkar di kawasan Thamrin adalah JPO di Bundaran HI. Beberapa waktu lalu Anies membongkar JPO tersebut dan menggantinya dengan pelican crossing.
(wis/gil)