"Kami menghimbau kepada seluruh buruh di Indonesia jangan terprovokasi, kalau lah ada kalimat yang kurang baik 'ajakan berantem' tadi buruh harus tetap damai," terang Said di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (7/8).
Meskipun Said dan organisasinya sepakat mendukung Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden, dia meminta buruh harus tetap damai dan jangan mudah terprovokasi atas pidato dari lawan politiknya dalam hal ini Jokowi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, Said juga menilai pidato Jokowi tersebur sebagai bentuk kepanikan atas gerakan #2019GantiPresiden sehingga mengajak pendukungnya untuk siap berkelahi.
Ia juga berharap presiden, sebagai kepala negara untuk tidak melayangkan pernyataan atau ajakan yang berlawanan konstitusi. Menurut Said pidato 'berantem' itu merupakan ajakan untuk melanggar konstitusi.
Pernyataan kontroversial itu dilontarkan Jokowi pada Sabtu pekan lalu, dalam acara pertemuan relawan. Setelah ramai diberitakan, Jokowi meminta semua pihak memahami agar memahami pidatonya secara utuh.