"Saya sudah biasa, jadi Wali Kota [Solo] dimaki-maki, waktu jadi Gubernur [DKI Jakarta] sama saja, jadi Presiden lebih-lebih," ucap Jokowi, di Gedung Tegar Beriman, Bogor, Rabu (8/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya itu muslim. Tiap hari, tiap minggu, hampir setiap bulan dengan Pak Ma'ruf Amin [Ketua MUI] kemana-mana, dengan Imam Besar [Masjid] Istiqlal Nazarudin Umar juga," aku dia.
Presiden Joko Widodo (kanan) berjabat tangan dengan Ketua MUI Ma'ruf Amin (tengah) disaksikan Menko Perekonomian Darmin Nasution, di Jakarta, 2017. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A.) |
"Yang buat Perpres Hari Santri Nasional itu siapa? Masa sudah kayak gitu dibilang tidak pro-Islam," cetus Jokowi.
Selain itu, Pemerintah juga telah membangun 40 Bank Wakaf Mikro di sejumlah pondok pesantren yang diberi modal 8 miliar untuk meningkatkan perekonomian umat.
"Ini upaya yang terus kami sampaikan. Jangan sampai ada suara Presiden Jokowi enggak pro-Islam," ucapnya.
Ia berharap masyarakat lebih bijak menyikapi setiap isu dan informasi yang beredar sebab hal itu merupakan bagian politik jelang pesta demokrasi.
Presiden Joko Widodo (kanan) bersama Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (kedua kanan) dan Seskab Pramono Anung (kedua kiri) menunaikan salat di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (16/5). (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A) |
Sebelumnya, kelompok oposisi menyerang Jokowi dengan isu anti-Islam karena dinilai melakukan kriminalisasi terhadap ulama dan kebijakan-kebijakannya yang dianggap tak pro-umat.
(arh/gil)
Presiden Joko Widodo (kanan) berjabat tangan dengan Ketua MUI Ma'ruf Amin (tengah) disaksikan Menko Perekonomian Darmin Nasution, di Jakarta, 2017. (
Presiden Joko Widodo (kanan) bersama Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin (kedua kanan) dan Seskab Pramono Anung (kedua kiri) menunaikan salat di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (16/5). (