Ancaman Sandi menyusul penolakan warga Taman Kota saat akan direlokasi. Mereka bahkan mendirikan bangunan di atas lahan yang sempat terbakar 29 Maret 2018.
"Saya ingatkan bahwa kita kemarin sudah membantu dengan memberikan Bazis agar dana itu jangan digunakan untuk beli alat material untuk membangun justru nanti akan kita bongkar," ucap Sandi di Jakarta Pusat, Rabu (8/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sandi bilang bangunan yang kembali didirikan warga Taman Kota saat ini tidak memiliki izin dari Pemerintah.
"Karena itu tempat akan difungsikan sebagai ruang terbuka. Kemarin tentu ada perwakilan masyarakat yang datang menyatakan menolak, saya bilang dicoba dulu," ucapnya.
Pemprov bahkan sudah memberikan kunci unit rusun. Namun sebagian besar warga mengembalikannya dan memilih membangun kembali hunian mereka.
(arh/gil)