"Sudah 226 saudara-saudara kami yang wafat sampai saat saya bicara ini. Mudahan tidak terus bertambah terlalu banyak karena masih banyak wilayah-wilayah yang belum terjangkau," kata TGB di Kabupaten Lombok Utara, Rabu (8/8) seperti dilansir dari Antara.
Lihat juga:Gempa 5,2 SR Guncang Malang |
TGB mengatakan, saat ini proses tanggap darurat bencana gempa difokuskan pada penyaluran bantuan kebutuhan dasar seperti makanan siap saji, tenaga kesehatan dan proses evakuasi korban.
Untuk evakuasi korban sedang diintensifkan di dua kecamatan, yakni Kecamatan Kayangan dan Bayan, termasuk Desa Bentek dan Kecamatan Gangga yang mengalami kerusakan cukup massif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pusat gempa terletak pada 8.3 lintang selatan, 116.48 bujur timur Kabupaten Lombok Utara dengan kedalaman 15 kilometer.
Puluhan ribu orang kini masih tinggal di pengungsian. Gempa juga membuat ribuan wisatawan asing harus dievakuasi. (sur)