Suhud menyatakan tudingan tersebut tidak benar, dan menantang Politikus Demokrat membuktikan tudingan tersebut.
Sebelumnya, Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief menuding Sandiaga bakal memberikan mahar Rp500 M kepada PKS dan PAN. Andi melontarkan tudingan melalui akun twitternya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Suhud membantah partainya selama ini sudah membicarakan soal uang dalam persiapan menghadapi pilpres 2019 bersama Gerindra. Dia mengklaim PKS dan Gerindra fokus merancang hal-hal yang sifatnya substansial demi menguatkan koalisi serta mensukseskan Pilpres 2019.
Sebelumnya, Andi menuding kegagalan koalisi Demokrat dan Gerindra akibat ulah mental Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto yang berkualitas buruk.
Tak hanya itu, Andi juga menuding jika mental Prabowo ambruk hanya dengan uang Sandiaga untuk 'membeli' PAN dan PKS.
"Jenderal Kardus punya kualitas buruk, kemarin sore bertemu Ketum Demokrat dengan janji manis perjuangan. Belum dua puluh empat jam mentalnya jatuh ditubruk uang sandi uno untuk mengentertain PAN dan PKS," kata Andi lewat akun @AndiArief_,Kamis (8/8).