Menurut pria yang akrab disapa Romi ini, Demokrat masih belum menentukan keputusan koalisi saat ditanya oleh pihak koalisi Indonesia Kerja.
"Demokrat sampai dengan kemarin pukul 14.00 disampaikan oleh pimpinan Partai Demokrat berpeluang untuk bergabung. Ketika kita tanya berapa persen peluangnya sampai jam 14.00 kemarin 50 persen," ujar Romi di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Jumat (10/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi sudah kita tutup ketika rapat Koalisi Indonesia Kerja di Plataran Menteng, maka berdasarkan kesepakatan pimpinan parpol kita menutup secara resmi koalisi Indonesia kerja di dalam pengusungan pak Jokowi dan Kiai Ma'aruf," terang Romy.
"Kalau dukungan jadi simpatisan kami terima, tapi tidak dalam posisi sebagai partai pengusung dan pendukung karena proses formilnya sudah selesai," terang Romi.
Lihat juga:Demokrat Melunak, Prabowo Sowan ke SBY |
"Saya sudah katakan memang sudah tertutup, sudah sesuai kesepakatan memang sudah selesai pada waktunya dan itu tidak mungkin terbuka lagi," terang Paloh.
Diketahui hasil keputusan Majelis Tinggi Partai Demokrat yang digelar pagi ini memutuskan untuk mendukung pasangan bakal capres-cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Partai besutan Susilo Bambang Yudhoyono itu merapat ke koalisi Gerindra-PKS-PAN meski sempat tidak setuju dengan dipilihnya Sandiaga. (osc/gil)