Demikian pemutakhiran data pemantauan yang diterima dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Sementara itu, di antara gempa susulan tersebut, yang dirasakan hingga permukaan daratan oleh warga mencapai 24 gempa susulan.
Lihat juga:Jeritan Minta Air Pengungsi Gempa Lombok |
Sementara itu, pascagempa 7,0 M, dari hasil pencarian tim penyelamat, jumlah korban jiwa bertambah lagi kini mencapai 436 orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sisanya dalam proses administrasi di Dinas Dukcapil msing-masing kabupaten. Sebagian besar korban meninggal akibat tertimpa bangunan roboh saat gempa," imbuhnya.
"Korban luka-luka paling banyak terdapat di Lombok Utara sebanyak 640 orang. Lombok Utara adalah daerah yang paling terdampak gempa karena berdekatan dengan pusat gempa 7 SR," demikian keterangan Sutopo.
Sementara itu, jumlah pengungsi berdasarkan data dari Posko Tanggap Gempa Lombok per 13 Agustus 2018, pengungsi tercatat 352.793 orang. Sebaran pengungsi terdapat di Kabupaten Lombok Utara 137.182 orang, Lombok Barat 118.818 orang, Lombok Timur 78.368 orang, dan Kota Mataram 18.368 orang.
"Evakuasi korban yang tertimbun bangungan runtuh dan longsor masih dilakukan oleh Tim SAR gabungan," ujar Sutopo.
Distribusi bantuan logistik ke pengungsi juga terus dilanjutkan ke seluruh pelosok daerah yang terdampak gempa. Bantuan air bersih dilakukan dengan tanki air. Bak-bak penampungan air dan hidran umum di pengungsian terus ditambah.
Kendala yang dihadapi dalam distribusi logistik adalah banyaknya akses jalan yang rusak. Minimnya transportasi bantuan logistik untuk disalurkan ke pengungsi yang berada di perbukitan karena jalur tersebut sempit dan banyak kendaraan lalu lalang. Untuk mengatasi ini, kata Sutopo, tiga helikopter dari BNPB, TNI dan Basarnas digunakan untuk distribusi bantuan ke daerah terisolisasi.
"Kebutuhan mendesak hingga saat ini adalah tenda, selimut, makanan siap saji, terpal alas tidur, MCK, air bersih, perbaikan jaringan komunikasi, penerangan atau listrik, kendaraan untuk distribusi logistik, dan kebutuhan dasar sehari-hari," tutur Sutopo soal bantuan yang dibutuhkan pengungsi gempa Lombok.