"Masalah kita adalah masalah ekonomi, terutama. Masalah hukum tentu saja ada, masalah politik dan masalah sosial. Terutama adalah masalah ekonomi," kata Fadli di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (13/8).
"Jadi bagaimana kita menyelesaikan persoalan-persoalan ekonomi yang sekarang ini semakin hari semakin buruk di era pemerintahan Pak Jokowi," ujarnya melanjutkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Juga tokoh-tokoh ekonom lain yang saya kira punya pandangan-pandangan yang sama dengan kami yang cukup kritis. Dengan melihat persoalan itu bukan semata-semata untuk menjilat pemerintah," ujarnya.
Lihat juga:Istana Bantah Mainkan Politik Agama |
"Ini, kan, harusnya pemerintah punya satu strategi untuk melakukan intervensi. Nah, intervensi seperti apa, bagaimana memberikan suatu intervensi dalam suatu kebijakan yang benar, sehingga tidak seperti sekarang ini," tuturnya.
Fadli menolak anggapan pihaknya akan 'menjual' isu ekonomi ini dalam kampanye Prabowo-Sandiaga. Wakil Ketua DPR itu mengatakan pihaknya justru akan menyelesaikan masalah ekonomi yang terus memburuk selama pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Lihat juga:Prabowo-Sandi Jalani Pemeriksaan Kesehatan |
Tak hanya itu, Fadli mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah Jokowi tak memberikan stimulus terhadap pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, kondisi tersebut membuat target pertumbuhan ekonomi Jokowi tak pernah tercapai.
"Boro-boro, gitu, ya, target yang tiap tahun digunakan oleh pemerintahan Pak Joko Widodo itu tidak pernah ada yang tercapai," ujarnya. (wis/sur)