Sandiaga sudah mengajukan surat pengunduran diri sebagai wakil gubernur DKI Jakarta. Dia akan fokus untuk bertarung sebagai cawapres Prabowo Subianto di Pilpres 2019.
Kepala Dinas UMKM DKI Jakarta Irwandi mengaku mendapat banyak pertanyaan mengenai kelanjutan OK OCE selepas deklarasi Sandiaga menjadi cawapres untuk Prabowo Subianto. Namun Irwandi menekankan kekhawatiran itu tak perlu karena mereka bakal tetap menjalankan program andalan Anies Baswedan dan Sandiaga pada Pilgub DKI Jakarta 2017 itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu jaminan OK OCE tetap berlanjut menurut Irwandi adalah kesiapan Pemprov DKI menerbitkan Peraturan Gubernur.
"Jadi pokoknya sudah final di biro hukum, sudah masuk biro umum, dicek kalimatnya lalu balik ke biro hukum, ok, masuk ke Pak Gubernur," terang Irwandi.
Merujuk pada situs resmi OK OCE, anggota yang sudah mendaftar di sana sudah lebih dari 48 ribu. Dari sekian banyak anggota yang sudah menjalani pelatihan, program andalan Anies Baswedan-Sandiaga Uno dalam Pilgub DKI Jakarta 2017 ini masih sulit mendapat pendanaan.
"Nah ini masih kecil banget. Di Bank DKI ya masih ratusan, masih 260," kata Irwandi.
Sementara itu Ketua Umum Perkumpulan Gerakan OK OCE (PGO) Faransyah Jaya. Tak hanya itu bahkan Faran menyebut OK OCE akan segera meluas ke seluruh negeri.
"Kami keliling-keliling dan banyak yang minta kota ini, kota ini, jadi akan kami pikirkan," ujar Faran.
"Kebetulan saja momennya," imbuh pria yang akrab disapa dengan panggilan Coach Faran itu.
Faran pun tak mengelak bahwa ekspansi OK OCE ini berkelindan dengan niat mereka membantu kampanye Sandiaga sebagai cawapres. Akan tetapi ia meminta orang-orang memandang potensi ekonomi yang dibawa dari program OK OCE ini.
"Saya selalu bilang, kalah menang enggak masalah," pungkas Faran.
Lebih lanjut Faran mengklaim OK OCE juga mendapat peminat hingga ke luar negeri.
"Internasional juga menarik, saat ini sudah ada dua negara yang menghubungi saya dari Australia dan Amerika," kata Faran.
Menurut Faran saat ini pihaknya bakal menyambut sejumlah negara Asia Tenggara untuk menghadiri lokakarya mengenai OK OCE. Ia menyebut delegasi dari negara-negara tersebut bakal tiba pada November depan.
"Jadi OK OCE ini menarik minat dalam dan luar negeri," ujar Faran penuh bangga.
(wis)