"ACTA akan all out dan pasang badan di jalur hukum memenangkan Prabowo-Sandi pada pemilu mendatang," kata Juru Bicara ACTA Soraya Alatas saat acara deklarasi dukungan di Jakarta, Rabu (15/8).
Hadir dalam deklarasi ini, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad sekaligus Ketua Dewan Pelindung ACTA dan Ketua DPP Gerindra Habiburokhman sekaligus Ketua Dewan Pembina ACTA.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian yang kedua, menurut Soraya terdapat potensi intimidasi fisik dan hukum terkait perbedaan dukungan politik. Ia pun mengingatkan aparat penegak hukum untuk benar-benar bisa menjaga netralitas selama proses Pilpres 2019.
"Kontestasi Pemilu dengan dua pasangan calon akan sangat ketat. Setiap bentuk ketidaknetralan yang merugikan salah satu pasangan calon akan sangat terlihat dan diketahui masyarakat," kata dia.
"Pelajaran dari Pilkada serentak kemarin, partisipasi masyarakat sangat penting untuk membantu Bawaslu menindak politik uang," ujarnya.
Lawan Kecurangan Terstruktur
Sufmi Dasco Ahmad menyambut baik deklarasi ACTA untuk mendukung dan memberikan bantuan hukum kepada pasangan Prabowo-Sandi. Dasco mengklaim deklarasi serupa akan dilakukan oleh para advokat yang tersebar di seluruh Indonesia.
"Kawan-kawan advokat di seluruh Indonesia, di seluruh pelosok tanah air, di tiap provinsi, di tiap kabupaten/kota yang sudah menghubungi kita untuk kemudian bersama-sama melakukan advokasi Pilpres, sehingga bisa mengawal Prabowo-Sandi menuju Istana," kata dia.
Dasco pun meminta para anggota ACTA untuk menahan diri dalam merespons setiap pernyataan dari kubu pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin.
Di sisi lain, Dasco pun meminta relawan ACTA mewaspadai kecurangan yang dilakukan pihak lawan secara terstruktur, sistematis, dan masif.
Dasco mengatakan pihaknya juga menyiapkan strategi untuk melawan kecurangan yang terstruktur, sistematis, dan masif itu.
"Kami akan jaga suara calon presiden dan wakil presiden kita. Supaya kita tidak lagi seperti yang lalu-lalu, kalah oleh kecurangan. Pada saat ini kita tidak boleh kalah oleh kecurangan," tuturnya. (wis/gil)