Diketahui, Dewan Pengarah BPIP di antaranya diisi oleh Said Aqil Siradj, yang merupakan Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU); dan Ma'ruf Amin, bakal calon wakil presiden yang juga Rais Aam PBNU.
"Tadi sudah bersama. Nanti ada fotonya. Foto keakraban antar-para tokoh dalam badan BPIP. Kami meyakini semua bersama-sama," ungkap Hasto, di Kantor DPP NasDem, Jakarta, Rabu (15/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) di TV One, Selasa (15/8), Mahfud menyinggung Said Aqil dan Ma'ruf Amin.
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (kiri), bakal calon wakil presiden Ma’ruf Amin (tengah), dan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj, di kantor PBNU, Jakarta, Selasa (14/8). (CNN Indonesia/Safir Makki) |
Hal itu dikatakan Mahfud usai gagal terpilih sebagai cawapres bagi Jokowi. Mantan Gubernur DKI itu menjatuhkan pilihan kepada Ma'ruf Amin.
Hasto mengatakan proses pemilihan Ma'ruf tidak dilakukan sepihak. Jokowi, kata dia, sudah berkonsultasi dengan para ketua umum parpol koalisi. Dalam proses konsultasi itu, ia tidak mengelak bahwa ada dinamika yang terjadi.
Hasto juga mengaku bahwa PDIP tidak menyesalkan pernyataan Mahfud itu. Menurutnya, itu adalah bagian dari dinamika yang biasa terjadi dalam sebuah proses politik.
"Itu sekali lagi dinamika," ucap dia.
Jajaran anggota Dewan Pengarah BPIP, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (7/6). (ANTARA FOTO/Rosa Panggabean) |
"Semua berdialog memikirkan hal yang terbaik bagi bangsa dan semua sepakat Pancasila harus dibumikan," tambahnya.
Terpisah, salah satu juru bicara tim kampanye Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Muannas Alaidid, menyebut pembahasan caapres sudah selesai.
Baginya, Ma'ruf adalah sosok yang paling bisa diterima semua kelompok. Terlebih, saat ini muncul kegelisahan akibat masalah SARA.
"Suka atau tidak suka ini adalah paket yang sudah selesai, sehingga tidak usah diperdebatkan lagi," imbuhnya.
(arh/gil)
Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (kiri), bakal calon wakil presiden Ma’ruf Amin (tengah), dan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj, di kantor PBNU, Jakarta, Selasa (14/8). (
Jajaran anggota Dewan Pengarah BPIP, di Istana Negara, Jakarta, Rabu (7/6). (