Pegawai KPK Protes Pimpinan soal Kebijakan Rotasi

DZA, CNN Indonesia | Kamis, 16/08/2018 01:55 WIB
Pegawai KPK Protes Pimpinan soal Kebijakan Rotasi Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Ketua Wadah Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Yudi Purnomo Harahap mengajukan protes terhadap rotasi 14 pegawai lembaga antirasuah. Ia menduga proses rotasi tidak berlangsung dengan transparan.

"Penentuan posisi rotasi yang tidak diketahui persis dasar kompetensinya dan dugaan pelanggaran prinsip-prinsip dasar KPK," kata Yudi melalui pesan singkat kepada awak media, Rabu (15/8).

Yudi mengatakan bahwa rotasi pegawai dalam sebuah lembaga merupakan hal yang lumrah. Namun sangat disayangkan apabila rotasi dilakukan tanpa kriteria, tranparansi dan tata cara yang jelas sehingga berpotensi merusak independensi KPK.


Rotasi, lanjut Yudi, segharusnya sesuai dengan sistem guna memastikan organisasi dijalankan secara transparan dan akuntabel.

"Sistem inilah yang memastikan peran masing-masing elemen dapat saling mengawasi sehingga mencegah potensi korup yang bisa terjadi," ucap Yudi.

Maka dari itu, Yudi meminta kepada jajaran pimpinan KPK melakukan rotasi dan mutasi sesuai dengan pedoman. Tanpa hal tersebut, ditakutkan rotasi digunakan sebagai sarana untuk menyingkirkan orang-orang yang berupaya untuk tetap kritis di dalam KPK.

Ketua KPK Agus Raharjo menanggapi protes yang dilayangkan oleh Ketua Wadah Pegawai. Kata dia, alasan rotasi 14 pegawai KPK karena mereka sudah lama menduduki jabatannya.

"Ya sudah ada yang delapan tahun tidak pernah berpindah tempat," ujar Agus.

"Jadi transparansi bukan pada saat final pengangkatan, tapi pada waktu mereka meniti jenjang untuk mencapai kriteria. Itu loh yang harus transparan," katanya menambahkan. (wis/wis)