Jika sebelumnya jalan-jalan di sekitar Senayan akan ditutup mulai pukul 14.00 WIB, maka pada Sabtu (18/8) diputuskan bahwa penutupan jalan dimulai lebih cepat yakni pada pukul 10.00 WIB.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihaknya juga menjaga agar ruas jalan arteri di wilayah lain tak macet selama acara tersebut.
Ada enam ruas jalan sekitar GBK yang akan ditutup.
Yang pertama adalah di arus pertigaan Pakubuwono-Hang Lekir hingga SPBU dekat Kampus Mustopo, Jalan Asia Afrika,
Lalu Jalan Patal Senayan, Jalan Gatot Subroto, Jalan Pintu 1 GBK, dan Jalan Jenderal Sudirman.
"Tidak menutup kemungkinan kami juga akan menutup Manggala Wanabakti ke jalan Palmerah kalau ada kepadatan di Stasiun Palmerah. Situasional," ujar Royke.
Penutupan jalan pun dibagi dalam dua ring.
Sekitar pertigaan Pakubuwono-Hang Lekir dan Patal Senayan termasuk dalam zona penyaringan kendaraan.
Sedangkan Jalan Asia Afrika, Pintu 1 GBK, Jalan Gerbang Pemuda, serta Jalan Gelora termasuk zona steril dari kendaraan.
Royke mengatakan rekayasa lalu lintas dan penutupan jalan itu hanya untuk pembukaan saja, sehingga masyarakat masih bisa melaju seperti biasa besok.
Royke menghimbau agar penonton menutupkan kendaraan pribadi di SCBD, Gedung DPR/MPR atau Kementerian Kehutanan.
INASGOC juga menyediakan shuttle bus yang berangkat 5 menit sekali ke venue.
TransJakarta akan tetap beroperasi meski jalan ditutup.
Penonton yang menggunakan angkutan umum diiimbau masuk dari pintu besar di jalan Panglima Sudirman yaitu pintu 5,6 dan 7.
Diperkirakan ada sekitar 25 ribu penonton yang akan menonton Upacara Pembukaan Asian Games 2018 malam nanti.
"Kami mengimbau masyarakat Jakarta menghindari kawasan Stadion GBK apabila tidak memiliki kepentingan untuk menghindari terjebak kemacetan," kata Royke.
(ard)