Pelajar Kelas VII SMPN Silawan berusia 14 tahun yang akrab disapa Joni itu diberangkatkan melalui Bandara El Tari Kupang menggunakan pesawat Batik sekitar pukul 08.10 Wita bersama kedua orangtuanya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa pada kesempatan itu memuji keberanian Yohanis memanjat tiang bendera yang talinya terputus ketika upacara berlangsung.
Sebelumnya aksi Yohanis memanjat tiang bendera ini menjadi viral di berbagai jejaring media sosial dan menyita perhatian masyarakat dan pemerintah hingga tingkat pusat.
Atas aksinya itu Yohanis mendapat banjir pujian dari publik, termasuk dari Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.
"Itu sebuah tekad yang luar biasa. Bagi Joni mungkin itu tidak berbahaya, tetapi itulah tantangan. Joni mengorbankan semuanya demi Merah Putih," kata Imam.
Imam mengatakan bahwa pihaknya segera mengundang Joni ke Jakarta dan berjanji mengajak bocah penyelamat pengibaran bendera Merah Putih itu untuk menonton salah satu cabang olahraga Asian Games 2018.
[Gambas:Video CNN]
(ard)