"Di antara yang selamat itu, terdapat 11 anak buah kapal bersama nakhodanya Andi Sulistiyono, sedangkan yang meninggal dunia terdapat dua balita," ungkap Aksar Amir, pejabat BPBD Banggai Laut kepada Antara.
Aksar mengatakan hingga saat ini belum dapat merinci identitas korban. Namun ia memastikan korban meninggal dunia terdiri dari tujuh perempuan, satu laki-laki, dan dua balita.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksar mengatakan, seluruh korban selamat dan meninggal dunia dievakuasi dari lokasi kejadian menggunakan kapal penumpang KM Lapolo Ekspres. Sementara upaya pencarian sisa korban hingga kini masih terus dilakukan.
Laporan anak buah kapal yang selamat dari musibah menuturkan kejadian tersebut bermula saat mesin tiba-tiba panas karena air pendingin tidak jalan hingga akhirnya membakar kapal. Kapal diketahui tenggelam di sekitar Pulau Tagong Sagu, Kecamatan Bangkurung, kabupaten Bangai Laut.
KM Fungka diketahui berlayar dari Baubau, Sulawesi Tenggara dengan tujuan akhir Taliabo, Maluku Utara diperkirakan membawa 150-an penumpang, termasuk ABK. Kapal diperkirakan terbakar pada posisi koordinat 02 0' 41.67"S - 123 22' 37.66"E. (evn)