Pembangunan kembali alun-alun di Kauman dimulai pada hari ini, Rabu (22/8) bertepatan dengan Hari Raya Iduladha.
Walikota Semarang Hendrar Prihadi menyebut proyek alun-alun tersebut diperkirakan akan menelan dana sekitar Rp100 miliar. Saat ini, pihaknya telah menyiapkan dana pembangunan tahap satu sebesar Rp50 miliar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Hendi, pihaknya sengaja memulai proses pembangunan Alun-Alun Kauman Semarang di Hari Raya Idul Adha karena ingin menunjukkan semangat berkorban dalam melaksanakan pembangunan kota yang bertujuan mensejahterakan warga Semarang.
Lihat juga:Lautan Manusia di Festival Cheng Ho 2018 |
Alun-alun Kauman dibangun bersamaan dengan pembangunan Masjid Agung Kauman pada 1749. Namun, pada 1938, alun-alun tersebut mulai beralih fungsi sebagai pusat perdagangan dan akhirnya hilang di tahun 1970.
Dengan membangun alun-alun tersebut, Pemerintah Kota Semarang ingin menghidupkan kembali romantisme dan kejayaan Semarang sebagai pusat perdagangan, khususnya di kawasan Kota Lama. (agi)