"555 orang meninggal dunia akibat gempa Lombok selama Agustus 2018," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB SUtopo Purwo Nugroho, melalui akun Twitter-nya, Jumat (24/8).
[Gambas:Twitter]
Ia merinci, korban meninggal itu tersebar di wilayah Kab. Lombok Utara sebanyak 466 orang, Lombok Barat 40 orang, Lombok Timur 31 orang, Lombok Tengah dua orang, Kota Mataram sembilan orang, Sumbawa Besar lima orang, dan Sumbawa Barat dua orang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Twitter]
Wilayah Lombok mulai diguncang gempa pada 29 Juli. Saat itu, magnitudo gempa mencapai 6,4. Setelah itu, menurut data BNPB, ada 1.030 gempa lainnya.
Dari gempa-gempa itu, ada lima gempa yang membuat kerusakan signifikan yakni gempa pendahuluan pada 29 Juli, gempa utama pertama dengan magnitudo 7,0 pada 5 Agustus; gempa utama kedua dengan magnitudo 6,9 terjadi pada 19 Agustus.
(wis)