Calon wakil presiden pendamping Prabowo Subianto itu mengakui tidak menyelesaikan amanah yang diberikan warga Jakarta untuk lima tahun ke depan.
"Saya juga memohon maaf tidak bisa menuntaskan amanah lima tahun yang telah diberikan kepada saya. Tapi saya percaya Pak Anies dan wakil gubernur baru lebih mampu menuntaskan janji-janji kerja dan komitmen," ucap Sandi saat mengumumkan pengunduran pada rapat paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (27/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Menghindari risiko politisasi jabatan, menjauhkan dari mudarat pejabat yang mengintervensi dan menyalahgunakan birokrasi, anggaran, dan fasilitas, maka saya memilih ikhlas berkorban untuk tidak mengambil cuti," lanjut dia.
"Pak Jokowi kerja saat itu, disukai masyarakat. Ini baru setahun, eh sepuluh bulan. Kita belum lihat kerjanya mereka. Mudah-mudahaan dengan mengundurkan diri, penggantinya bisa melaksanakan tugas Pak Sandi," mata politikus PDI Perjuangan itu.
Sandi pada hari ini telah resmi mengundurkan diri sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta untuk maju di Pilpres 2019 bersama Prabowo Subianto.
Dua nama yang mewarnai bursa pengganti Sandi adalah Ketua DPD DKI Jakarta Partai Gerindra Muhammad Taufik dan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera. (wis/sur)