Sebutan 'Banser idiot' diduga dilontarkan oleh orang yang sedang bersama musisi Achmad Dhani saat berada di lobi salah satu hotel di Surabaya. Orang itu diduga berasal dari salah satu kecamatan di Sidoarjo.
"Sampai saat ini, kami masih melakukan tabayun terhadap salah satu orang yang menyebut Banser idiot kemarin. Namun yang bersangkutan tidak ada dirumah," tutur Ketua PC GP Ansor Kabupaten Sidoarjo, Reza Ali Faizin, Senin (27/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terus terang kami merasa dilecehkan. Tapi setidaknya kita harus tahu dulu maksud dan tujuannya melontarkan kata-kata itu," katanya.
"Ada yang pro, ada juga yang kontra. Nah, Banser ini posisinya ditengah-tengah. Tujuannya tidak lain hanya untuk menjaga kondusifitas masyarakat Jawa Timur, khususnya Surabaya," ujarnya.
Sebutan 'Banser idiot' diketahui lewat video unggahan musisi Achmad Dhani saat dirinya berada di sebuah hotel di Surabaya, akhir pekan lalu.
Video tersebut dibuat saat Achmad Dhani berencana menghadiri deklarasi #2019GantiPresiden yang digelar di Jalan Pahlawan Surabaya. Namun, pada saat yang bersamaan Achmad Dhani masih tertahan di lobi salah satu hotel Surabaya. Video berdurasi 01.37 menit tersebut dikecam lantaran menyebut 'Banser idiot'.