Anggaran itu diajukan dalam rapat pembahasan Anggaran Penerimaan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2018 di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (28/8).
"Kalau emas Rp300 juta, perak Rp150 juta, perunggu Rp90 juta. Makanya jangan mau perak sama perunggu, emas saja," kata Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda DKI Jakarta, Ratiyono saat dihubungi, Rabu (29/8).
Ratiyono menyebut pemberian bonus merujuk Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 1203 Tahun 2018 yang mengatur satuan biaya penghargaan prestasi olahraga dan pemuda yang diteken Anies 21 Agustus 2018.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Medali-medali itu diraih baik oleh perseorangan maupun beregu.
Anies Baswedan saat menerima obor Asian Games di Balai Kota Jakarta, Rabu (15/8). (CNN Indonesia/Patricia Diah Ayu Saraswati) |
"Ada delapan emas, termasuk Jonatan Christie yang kemarin, Aqsa, terus silat beregu Yolla Prima Lubis," kata Ketua KONI DKI Jakarta Djamhuron Wibowo saat dihubungi, Rabu (29/8).
Lalu ada Aqsa Sutan Aswar, peraih medali emas dan perunggu cabang olahraga jetski. Ada juga peraih emas dari pencak silat Puspa Arumsari.
Para pelatih yang mendampingi 41 atlet tersebut pun akan menerima bonus dari Pemprov DKI Jakarta.
Anies Baswedan saat menerima obor Asian Games di Balai Kota Jakarta, Rabu (15/8). (CNN Indonesia/Patricia Diah Ayu Saraswati)